Wednesday, 1 August 2018

Istihadhah Adalah, Ciri -Ciri Darah Istihadhah

Baca Juga

Istihadhah  Adalah, Ciri -Ciri Darah Istihadhah

Istihadhah  Adalah, Ciri -Ciri Darah Istihadhah

Apakah yang dimaksud dengan istihadhah?

Istihadhah adalah darah penyakit yang kelar dari kemaluan wanita selain darah haid dan darah nifas., lalu keluarnya tidak teratur, warnanyapun seperti darah biasa. 
sedangkan menurut hadits Rasulullah SAW bahwa darah istihadhah itu keluar akibat dari gangguan pada otot atau saraf dalam vagina.


Bolehkah wanita yang istihadhah sholat?
Kemudian wanita yang mengalami istihadhah harus mengerjakan sholat sebagaimana biasanya dan tidak usah mandi junub. Hal itu juga dijelaskan didalam hadits Nabi Muhammad SAW yang berbunyi:


"Apabila itu darah haid, maka warnanya kehitaman. Jika dalam keadaan begitu, maka janganlah kamu sholat. tetapi kalau warnanya lain, maka berwudhulah kamu dan kerjakanlah sholat. Karena darah itu akibat dari gangguan pada syaraf." (Riwayat Abu Daud)

Ciri-Ciri darah istihadhah

Ciri-ciri darah istihadhah diantaranya:

A. Darah yang keluar dari ukuran masa haid minimal (terpendek), tetapi juga melebihi dari ukuran masa haid terpanjang

B. Darah yang keluar kurang dari masa nifas minimal dan juga melebihi dari ukuran dari masa maksimal

C. Darah yang keluar melebihi dari ukuran kebiasaan haid dan nifas normal atau paling lama masa sucinya

D. Kata Imam Ahmad sebagian Ulama Hanafiyah: termasuk darah yang keluar dari wanita hamil yang diakibatkan dari penyumbatan pada mulut rahim.

E. Keluarnya Tidak Teratur


Keringanan Sholat Ketika Istihadhah


Baca Juga : Hukum wanita Haid Memotong Kuku dan rambut 
Ketika wanita yang sedang mengalami istihadhah, tidak mendapatkan keringanan sholat, sebagaimana wanita yang mengalami haid, karena statusnya bukan dalam keadaan kotor.

Kemudian Itri Rasulullah SAW yang bernama Aisyah RA meriwayatkan, bahwa suatu hari Fatimah binti Abu Hubaisy menghadap kepada Nabi SAW untuk meminta fatwa , dengan berkata:
"Aku mengalami istihadhah yang berkepanjangan hingga tak kunjung suci. Apakah aku boleh meniggalkan sholat?"
 Setelah mendapat pertanyaan begitu langsung saja Rasulullah SAW menjawab:
"Tinggalkan sholat pada hari-hari haidmu. Dirikanlah sholat sekalipun darah menetes diatas tikar." (Riwayat Ahmad Ibnu Majah, At-Turmudzi, Abu Dawud, An-Nasa'i dan Ibnu Hibban).
Jadi, dari hadits itu jelas bahwa wanita yang mengalami istihadah harus mengerjakan sholat, meskipun darah tetap keluar tidak kunjung berhenti. Karena kondisi yang seperti itu merupakan darurat dan sholatnya tidak batal serta sah untuk dikerjakan.

Mohon berkomentar dengan bijak. Berkomentar menggunakan link hidup otomatis akan di hapus. Terimakasih
EmoticonEmoticon