Pengertian database


Sejarah Database -DBMS ( Database Management System)

Cikal bakal database, berawal dari penemu database yaitu Charles Bachman yang merancang sebuah database yang terintegrasi yang distandarisasi oleh CODASYL ( Conference  on Data System Language) di sebuah perusahaan General Electric pada tahun 1960. Dalam Pembuatan database itu, akhirnya Bachman mendapatkan penghargaan yang bergengsi seperti Nobel dari Cm Turing Award pada masanya.

Pengertian Database

- Basis data merupakan kumpulan data yang saling berkaitan dan berhubungan satu dengan lainnya. tersimpan di perangkat keras komputer dan digunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya.
- Database adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik untuk mmeperolah informasi dari basis data tersebut.
- Database merupakan sekumpulan data informasi yang saling berkaitan pada suatu subjek tertentu untuk tujuan tertentu pula.
- Datbase adalah susuanan record data operasional lengkap dari suau organisasi atau perusahaan, yang diorganisir dan disimpan secara terintegrasi dengan menggunakan metode terntentu sehingga mampu memenuhi informasi yang optimal yang dibutuhkan oleh pengguna atau user.

Pengertian Database Menurut Para Ahli

Basis data (database) adalah suatu peroganisasian sekumpulan data yang saling terkait sehingga memudahkan aktivitas untuk memperoleh informasi. Basis data dimaksudkan untuk mengatasi problem pada sistem yang memakai pendekatan berbasis berkas (Kadir, 2003).

Basis data/ Database adalah himpunan kelompok data (arsip) yang saling berhubungan yang diorganisasi sedemikina rupa agar kelak dapat dimanfaatkan kembali dengan cepat dan mudah (Fatansyah (1992).

Asal Mula Nama Database / Istilah Database.
Pernahkah kalian berpikir kenapa suatu penyimpanan data identik dengan istilah database? Mari kita bahas. Istilah database berawal dari ilmu komputer. Meskipun artinya menjadi semakin luas. Memasukkan hal-hal yang diluar bidang elektronika, artikel mengenai database komputer. Catatan yang hampir mirip dengan database sebenarnya sudah ada sebelum revolusi industri yaitu dalam bentuk buku besar, kuitansi dan kumpulan data yang berhubungan dengan bisnis.

Bagaimana Konsep Database?

Konsep database 

Konsep dasar database adalah kumpulan dari catatan, atau potongan dari pengetahuan. Sebuah database memiliki penjelasan terstruktur dari jenis fakta yang tersimpan di dalamnya: penjelasan ini disebut skema. Ada banyak cara untuk mengorganisasi skema,atau memodelkan struktur database: ini dikenal sebagai database model atau model data.Model yang umum digunakan sekarang adalah model relasional, yang menurut istilah yaitumewakili semua informasi dalam bentuk tabel yang saling berhubungan dimana setiap tabel terdiri dari baris dan kolom (definisi yang sebenarnya menggunakan terminologi matematika). Dalam model ini, hubungan antar tabel diwakili dengan menggunakan nilai yang sama antar tabel.

Tujuan Database

Menurut Buku ayang ditulis oleh Fatansyah, Tujuan dari Database adalah sebagai berikut :

1.Kemudahan dan kecepatan dalam pengambilan data (speed)

2. Efisiensi ruang penyimpanan (space)
Mengurangi / menghilangkan redudansi data

3. Keakuratan (Accuracy)
Pembentukan kode & relasi antar data berdasar aturan / batasan (constraint) tipe data, domain data, keunikan data, untuk menekan ketidakakuratan saat entry / penyimpanan data.

4. Ketersediaan (Avaibility)
Pemilahan data yang sifatnya pasif (off-line, distributed) dari database aktif.

5. Kelengkapan (Completeness)
Kompleksnya data menyebabkan perubahan struktur database sehingga menjadi lengkap.

6. Keamanan (Security)
Memberikan keamanan atas hak akses data.

7. Pemakaian Bersama (Sharebility)
Bersifat multiuser.

Fungsi Database

Setelah mengetahui dan memahami apa itu pengertian database, pastinya database mempunyai fungsinya. Dalam dunia IT, database sangat berperan penting dalam penyimpanan data agar aman dan mudah dalam mengelola data. SElain database berguna untuk memudahkan suatu instansi yang mengolah data menjadi mudah.

Untuk lebih jelasnya, Fungsi database sebagai berikut :


  • Menghindari terjadinya duplikasi atau inkonsistensi data.
  • Memudahkan dalam menyimpan, mengakses, dan memperbaruhi, serta menghapus data.
  • Menjamin kualitas data dan informasi yang diakses sesuai dengan yang dimasukkan (Integritas data)
  • Menjadi solusi dalam proses penyimpanan sebuah data, terutama data yang besar.
  • Mengelompokkan data, database bertujuan untuk mengelompokkan data agar mudah dipahami. Contoh dalam sebuah sistem perpustakaan, ada kelompok data buku, penerbit, transaksi peminjaman, dan mahasiswa.
  • Menunjang kinerja aplikasi yang membutuhkan sebuah penyimpanan data

Tipe-Tipe Database

Terdapat 12 tipe database, antara lain :
1. Operational database
2. Analyticaldatabase
3. Data warehouse
4. Distributed database
5. End-user database
6. External data base
7. Hypermedia databases on the web
8. Navigational database
9. In-memory data bases
10. Document-oriented databases
11. Real-time databases
12. Relational Database.

Bahasa Database/Basis data Berdasarkan Fungsinya

Bahasa database, dibagi dalam 3 bentuk:

- Data Definition Language (DDL)

DDL adalah Bahasa database yang dapat mendefinisikan suatu perintah seperti membuat tabel baru, indeks, mengubah tabel, menentukan struktur tabel dan lain sebagainya.

Data Dictionary adalah metadata( superdata) yaitu data yang mendeskripsikan data sesungguhnya. data dictionary ini akan selalu diakses dalam suatu operasi database sebelum suatu file data yang sesungguhnya diakses.

contoh DDL : Create,
- Data Manipulation Language (DML)

DML merupakan bahasa database yang dapat memanipulasi  dan pengambilan data suatu perintah yang ada pada database. 
contoh DML : Insert, Update, delete, Select

Terdapat dua (2) jenis DML:

Prosedural

Menghendaki user untuk menspesifikasikan data apa yang diperlukan dan bagaimana cara mendapatkan data itu.
Contoh: bahasa C/C++, PL/SQL, dsb.

Nonprosedural

Menghendaki user untuk menspesifikasikan data apa yang dibutuhkan, tanpa harus menspesifikasikan bagaimana cara mendapatkan data tersebut.
Contoh: SQL

-Data Control Language (DCL)

DCL merupakan bahasa database yang dapat mengontrol database 
Contoh DCL ; Revoke, 

Sistem Database

Komponen Utama DBMS

1. Perangkat keras

berupa komputer dan bagian-bagian didalamnya, seperti prosesor, memori & harddisk. Komponen inilah yang melakukan pemrosesan dan juga untuk menyimpan basis data.

2. Basisdata

sebuah DBMS dapat memiliki beberapa basisdata, setiap basisdata dapat berisi sejumlah obyek basisdata (file,tabel,indeks dsb). Disamping berisi data,setiap basisdata juga menyimpan definisi struktur (baik untuk basisdata maupun obyek-obyeknya secara detail).

3. Perangkat lunak

perangkat lunak ini terdiri dari sistem operasi dan perangkat lunak/program pengelola basisdata. Perangkat lunak inilah yang akan menentukan bagaimana data diorganisasi,disimpan, diubah dan diambil kembali. Ia juga menerapkan mekanisme pengamanan data, pemakaian data secara bersama, pemaksaan keakuratan/konsistensi data, dsb.

Contoh perangkat lunak DBMS : MS access, SQL Server, Oracle dan lain sebagainya.

4. perangkat lunak

perangkat lunak ini terdiri dari sistem operasi dan perangkat lunak/program pengelola basisdata. Perangkat lunak inilah yang akan menentukan bagaimana data diorganisasi,disimpan, diubah dan diambil kembali. Ia juga menerapkan mekanisme pengamanan data, pemakaian data secara bersama, pemaksaan keakuratan/konsistensi data, dsb.

Contoh perangkat lunak DBMS : MS access, SQL Server, Oracle, Firebird dan lain-lain..

DBMS harus mencakup proses/fungsi:

1. Defining : database harus bisa mendefiniskan tipe data, struktur dan batasan (constraint) dari data agar dapat disimpan dalam database.
2. Constructing : database merupakan proses penyimpanan data pada pada beberapa media penyimpanan yang dikontrol oleh DBMS.
3. Manipulating : database mencakup berbagai fungsi manipulasi, meliputi query data (mendapatkan data) yang akan dicari, operasi insert, update dan delete serta dalam meng-generate report data.
4. Sharing : database harus dapat diatur untuk bisa sharing data pada multiple user dan program, sehingga dapat diakses secara bersama-sama.

Contoh DBMS

  • Dbase
  • FoxPro
  • Ingres
  • Postgresql
  • MySQL
  • MS Access
  • SQL Server
  • Oracle
  • DB2, dsb.
  • Firebird


Prinsip utama Database adalah pengaturan data dengan tujuan utama fleksibelitas dan kecepatan pada saat pengambilan data kembali. Adapun ciri-ciri basis data diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Efisiensi meliputi kecepatan, ukuran, dan ketepatan
2. Data dalam jumlah besar.
3. Berbagi Pakai (dipakai bersama sama/Sharebility).
4. Mengurangi bahkan menghilangkan terjadinya duplikasi dan ketidakkonsistenan data.






Related Posts

Silakan pilih sistem komentar anda ⇛   

0 komentar untuk Pengertian, Fungsi, Contoh, Database,Menurut Para Ahli Terbaru LENGKAP

Mohon berkomentar dengan bijak. Berkomentar menggunakan link hidup otomatis akan di hapus. Terimakasih